Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Maramba, wilayah Wotu, Luwu Timur, sore tadi. Insiden ini melibatkan seorang remaja yang mengendarai motor matic dan sebuah motor taksi yang saat itu hendak menyebrang dari arah pemukiman warga.

Menurut keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian, remaja tersebut terlihat melaju dengan kecepatan cukup tinggi di jalur yang dikenal ramai pada sore hari. Pada saat bersamaan, pengendara motor taksi bersiap menyeberang setelah melihat jalur sepi dari arah depan. Namun hanya dalam hitungan detik, motor matic yang datang dari sisi kiri diduga tidak mengurangi kecepatan dan tak mampu dikendalikan dengan baik.

Benturan keras tak dapat dihindarkan. Suara hantaman terdengar hingga beberapa rumah di sekitar lokasi. Motor matic terpental ke tengah jalan sementara motor taksi terseret beberapa meter dari titik tabrakan.

Remaja pengendara matic menjadi korban paling parah. Ia tidak sadarkan diri setelah terjatuh dan mengalami benturan kuat pada bagian kepala dan dada. Warga langsung berlari menolong, sementara sebagian lainnya menghentikan kendaraan yang melintas untuk membuka ruang evakuasi.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit I Lagaligo menggunakan kendaraan warga, mengingat kondisinya yang kritis dan membutuhkan penanganan cepat. Pengendara motor taksi mengalami luka di lengan dan tubuh bagian samping, namun masih dalam kondisi sadar.

 

Warga sekitar menyebut jalur Maramba memang sering menjadi titik rawan, terutama pada jam pulang kerja ketika lalu lintas lebih padat dan banyak pengendara yang melaju kencang tanpa memperhitungkan kendaraan yang menyeberang.

Kejadian sore tadi kembali mengingatkan bahwa kecepatan tinggi di jalur pemukiman bisa berujung fatal. Banyak warga berharap ada rambu tambahan atau penerangan yang lebih jelas untuk meminimalkan kecelakaan serupa.