lutim “Delapan dekade mengabdi untuk negeri.” Semangat itulah yang mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Polres Luwu Timur, Rabu.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan menjadi simbol penguatan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Timur, unsur TNI, pemerintah daerah, kejaksaan, pengadilan, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta perwakilan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Luwu Timur. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi yang terus dibangun antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang Polri selama delapan puluh tahun dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, hingga mendukung agenda pembangunan nasional serta pelayanan publik yang semakin profesional dan modern.
Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Luwu Timur.
Dengan semangat kebersamaan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi penguat tekad seluruh pihak untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dalam mengawal Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.


Tinggalkan Balasan