Sentra Gakkumdu Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan kualitas kinerja mereka dalam penanganan pelanggaran Pilkada 2024. Hal tersebut dipaparkan pada sesi Penilaian Tahap II (wawancara) Gakkumdu Award 2025 yang digelar secara daring oleh Bawaslu RI melalui Zoom Meeting, Selasa (18/11/2025).
Dalam sesi pemaparan itu, tiga unsur utama Gakkumdu hadir lengkap dan kompak: Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari, Kanit III Satreskrim Polres Luwu Timur Iptu Muhammad Mubin, serta Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Luwu Timur Abdullah Zuebair. Masing-masing menyampaikan capaian sekaligus perkembangan penanganan perkara sesuai tugas lembaganya.
Ketua Bawaslu Luwu Timur, Pawennari, menegaskan bahwa seluruh dinamika pelaporan dan temuan selama Pilkada 2024 telah diselesaikan tanpa ada yang terabaikan.
“Sepanjang tahapan Pilkada, Sentra Gakkumdu Luwu Timur menangani 12 kasus terdiri dari 5 temuan dan 7 laporan. Seluruhnya diregistrasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” jelasnya di hadapan tim penilai.
Dari sisi penuntutan, Kejaksaan Negeri Luwu Timur ikut memaparkan proses hukum yang telah bergulir hingga ke jenjang pengadilan. Kasi Pidana Umum Abdullah Zuebair menjelaskan bahwa beberapa perkara telah memiliki kekuatan hukum tetap.
“Dari perkara yang ditangani, tiga di antaranya sudah inkracht dan telah dieksekusi. Kami juga sempat mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Tinggi menguatkan putusan sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepolisian melalui Kanit III Satreskrim, Iptu Muhammad Mubin, menyoroti kelancaran koordinasi antar-unsur Gakkumdu yang menjadi kunci dalam proses penyidikan.
“Setiap tahap penyidikan kami lakukan dengan koordinasi intens bersama Bawaslu dan Kejaksaan. Tidak ada kendala berarti sehingga proses dapat berjalan efektif,” tuturnya.
Mengakhiri sesi wawancara, ketiga institusi penegak hukum dan pengawas pemilu tersebut menyampaikan harapan agar integritas kinerja dan soliditas antar unsur Gakkumdu menjadi nilai lebih bagi Luwu Timur dalam kompetisi Gakkumdu Award 2025. Dari kita itu marah sama ipar sudah diambil Ivan itu ada yang berpikiran dewasa begitu penting


Tinggalkan Balasan