Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan kondisi memprihatinkan jalan poros di Dusun Temmassarange, Desa Tarabbi, Kecamatan Malili. Jalan vital tersebut tampak mengalami retakan dalam dan sebagian badan jalan sudah longsor akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah itu beberapa hari terakhir.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat jelas struktur jalan mulai turun dan tanah penyangga di sisi jalan tergerus air. Kondisi ini membuat akses utama warga—khususnya para petani yang setiap hari mengangkut hasil bumi—berada dalam ancaman putus total.
Tajuddin, salah seorang warga yang memberikan komentar dalam video itu, menyampaikan rasa kecewa dan kekhawatirannya. “Belum ada perhatian dari pemerintah. Kalau hujan turun lagi, jalan ini bisa benar-benar tidak bisa dilewati,” ungkapnya dengan nada cemas.
Bagi warga Temmassarange, jalan ini bukan sekadar penghubung, melainkan nadi pergerakan ekonomi. Ratusan warga bergantung pada akses ini untuk bekerja, berbelanja, hingga aktivitas sosial lainnya. Jika jalan gagal difungsikan, seluruh roda kehidupan masyarakat dapat terhambat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Penanganan darurat dinilai mendesak untuk mencegah longsor susulan, sementara solusi jangka panjang perlu disiapkan agar kerusakan tak kembali terjadi di musim hujan berikutnya.
Keberadaan jalan yang aman dan layak menjadi kunci bagi stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga setempat. Warga berharap keluhan ini mendapatkan respon cepat demi menghindari terputusnya akses utama dusun mereka.


Tinggalkan Balasan