LUWU TIMUR – Upaya pelestarian kawasan pesisir terus dilakukan melalui kegiatan penanaman mangrove yang dirangkaikan dalam sebuah seremoni di depan kantor PT PUL, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Jumat.

Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) ramadhan pirade bersama sejumlah unsur pemerintah, perusahaan, dan masyarakat setempat.serta tni

Dalam agenda tersebut, penanaman mangrove dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya program rehabilitasi kawasan pesisir. Awalnya, kegiatan ini menargetkan penanaman sebanyak 1.000 pohon mangrove. Namun setelah dilakukan kajian dan penyesuaian kondisi lapangan, jumlah yang dapat direalisasikan pada tahap awal mencapai sekitar 350 pohon.

Meski demikian, jumlah tersebut tidak mengurangi semangat para pihak yang terlibat untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.

Sekda Luwu Timur yang mewakili Bupati menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kawasan pesisir.

“Penanaman mangrove ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem pantai yang memiliki peran penting bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pihak penyelenggara menjelaskan bahwa 350 pohon yang ditanam secara simbolis menjadi bagian dari program yang lebih luas. Selanjutnya, penanaman akan dilakukan secara bertahap di sepanjang jalur pesisir Pantai Ussu, Kecamatan Malili.

Kawasan pesisir Ussu dinilai memiliki peran strategis sebagai benteng alami yang mampu menahan abrasi, menjaga habitat biota laut, serta mendukung keseimbangan ekosistem pantai. Karena itu, keberadaan mangrove menjadi salah satu elemen penting yang perlu terus dijaga dan diperkuat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun perusahaan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat demi keberlangsungan ekosistem pesisir di masa mendatang.