LUWU TIMUR – Sehubungan dengan banyaknya isu yang beredar di tengah masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), sebagian warga di Kabupaten Luwu Timur mulai terlihat resah. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang terkesan melakukan panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan karena khawatir terjadi kelangkaan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Luwu Timur, Senfri Oktavianus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu yang belum tentu benar.

Menurutnya, hingga saat ini distribusi BBM di wilayah Kabupaten Luwu Timur masih berjalan dengan baik dan stok yang tersedia dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang justru dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Selain itu, Simri Octavinas turut menegaskan agar tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM untuk mencari keuntungan pribadi.

Tindakan tersebut, kata dia, merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jika terbukti melakukan penimbunan BBM, pelaku dapat dikenakan sanksi hukum, bahkan ancaman pidana,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan.